BUKITTINGGI – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan karakter dan pengelolaan asrama modern, rombongan Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan melakukan kunjungan studi banding ke Ma’had Al-Jami’ah UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi pada Senin, 29 Juni 2026.
Kunjungan yang berlangsung hangat ini sekaligus menjadi momen bersejarah dengan dilaksanakannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar-kedua lembaga. Acara sakral ini digelar di Ruang Pertemuan Lantai 3 Gedung Rektorat UIN Bukittinggi.
Kerja sama strategis ini berfokus pada kolaborasi program pembinaan mahasantri, pertukaran metode pembelajaran keagamaan, serta pengelolaan manajemen ma’had yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, yang disampaikan lansung oleh Wakil Rektor III UIN Bukittinggi Dr. Edi Rosman, M. Hum, beliau menyampaikan semoga kerjasama ini tetap berlanjut demi masa depan mahasantri yang berprestasi. Selain itu beliau menyampaikan rasa bahagiah atas kerjasama yang dijalin dalam pertemuan tersebut demi kemajuan dalam pengelolaan mahasantri Mahad kedua bela pihak. Kepala UPT Mahad UIN Bukittinggi Dr. Fahmil Samiran, Lc, MA menyambut baik kehadiran rombongan dari Padangsidimpuan. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk saling mengisi dan memperkuat peran ma’had sebagai laboratorium pencetak generasi berkarakter Islami, unggul, dan moderat."Ma'had Al-Jami'ah bukan sekadar tempat tinggal, melainkan jantung pembentukan akhlak dan intelektual mahasiswa kampus Islam. Lewat kerja sama ini, kita berharap dapat melahirkan inovasi-inovasi baru dalam kurikulum pembinaan mahasantri," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Ma’had Al-Jami’ah UIN Padangsidimpuan Dr. Silvia Kurnia Ritonga, M. Pd menyatakan rasa terima kasih dan apresiasinya atas sambutan luar biasa dari tuan rumah. Beliau menegaskan bahwa poin-poin yang tertuang dalam MoU ini akan segera diimplementasikan melalui program-program nyata.
Beberapa poin utama yang disepakati dalam kerja sama ini meliputi:
• Pengembangan Kurikulum: Penyelarasan program tahfidz, bahasa asing (Arab/Inggris).
• Manajemen Keasramaan: Sharing session terkait tata tertib, sistem pengawasan, dan pelayanan mahasantri.
• Kolaborasi Kegiatan: Rencana pelaksanaan seminar, perlombaan antar-mahasantri, hingga riset bersama seputar dunia pesantren kampus.
Acara penandatanganan kerja sama ini diakhiri dengan sesi foto bersama, pertukaran pelakat (cenderamata), serta ramah tamah. Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan meninjau langsung fasilitas dan melihat bagaimana pola pembinaan mahasantri yang diterapkan di Ma’had Al-Jami’ah UIN Bukittinggi.
: