BUKITTINGGI – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Student Center (SC) Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi pada Sabtu, 4 Juli 2026. Ma'had Al-Jamiah UIN Bukittinggi sukses menggelar prosesi wisuda bagi 331 mahasantri yang telah menyelesaikan program hafalan Al-Qur'an mereka.
Para wisudawan kali ini berhasil menuntaskan hafalan dengan rincian capaian mulai dari 1 hingga 5 juz. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen UIN Bukittinggi dalam menyelaraskan prestasi akademik dengan penguatan nilai-nilai spiritual keagamaan.
Acara luar biasa ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Iiz Izmuddin, M.A., yang hadir langsung mewakili pimpinan kampus. Kehadiran beliau memberikan motivasi besar bagi para mahasantri yang merayakan kelulusannya.
Selain Wakil Rektor II, momen sakral ini juga dihadiri oleh para Ketua Program Studi (Prodi) di lingkungan UIN Bukittinggi, jajaran pengelola Ma'had Al-Jamiah, serta para dosen yang turut menyaksikan prosesi wisuda dengan penuh bangga.
"Kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal bagi para mahasantri untuk terus menjaga dan mengamalkan Al-Qur'an di tengah masyarakat. Kampus sangat mengapresiasi kerja keras mahasantri dan seluruh pengelola Ma'had," ujar Prof. Dr. Iiz Izmuddin, M.A. dalam sambutannya saat membuka acara.
Dari total 331 mahasantri yang diwisuda, berikut adalah sebaran capaian hafalan Al-Qur'an mereka:
• Hafalan 1 Juz: Menjadi fondasi awal yang kokoh bagi mahasantri dalam menjaga interaksi harian dengan Al-Qur'an.
• Hafalan 2 - 4 Juz: Menunjukkan konsistensi dan dedikasi tinggi di sela-sela kesibukan perkuliahan formal.
• Hafalan 5 Juz: Capaian tertinggi pada wisuda periode ini yang diharapkan menjadi pemantik semangat bagi santri lainnya untuk menjadi Hafiz/Hafizah 30 juz.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemasangan samir wisuda dan penyerahan sertifikat tahfiz kepada masing-masing mahasantri. Senyum bahagia sekaligus tangis haru tampak menghiasi wajah para wisudawan, menandai keberhasilan mereka melewati proses karantina dan setoran hafalan di Ma'had Al-Jamiah.
Dengan diadakannya wisuda ini, UIN Bukittinggi kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang tidak hanya fokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia dan berjiwa Qur’ani.
: